Sep 19, 2011

kenang-kenangan


sepi mula mengalun,
menyanyi dibalik tari garis gerimis membasah.
mengocak yang memendam segala kenang-kenangan
mengguris kolam darah yang terlempah.


hingga hujung,
mengering seluruh unsur menghidup.
menjadi sesuatu tiada ma'nanya lagi.
maka tertamat sudah orkestra kami.


0735.190911


*tiada siapa yang memaksakan kau untuk hidup cara aku,kau sang bebas. Cuma doaku, moga ketemu ujung sejuta jalan tercapah kau itu.
......... dan setiap saat sedikit keberadaan kita bersama bagiku, satu ni'mat menetap terabadi dalam sukma. ya :)



4 comments:

cumaseorangfaarihah said...

sedih;

baihaqi said...

sedih, bukan perkara aneh. :P

Azrul said...

Allah Allah

Sungguh menyentuh rasa sampai ke ruang jiwa yang dasar

Azrul said...

*paling dasar